Wisuda Agustus 2017

Abad XXI ditandai dengan terjadinya banyak perubahan di dunia yang saling berkaitan, yakni globalisasi dan perkembangan sains dan teknologi. Paradigma ekonomi dunia misalnya, yang sebelumnya menempatkan pengembangan inovasi dan kreativitas dalam sains dan teknologi hanya sebagai penopang, berubah, karena di millenia baru ini, penciptaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi secara kreatif serta inovatif akan menjadi dasar bagi terbentuknya suatu paradigma ekonomi baru yang disebut sebagai knowledge based economy. Karena itu, kita harus berkontribusi nyata pada peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa di masyarakat internasional, yang pada dasarnya merupakan refleksi dari upaya mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju, dan sejahtera serta bangsa yang berdaya-saing. Demikian dikatakan Rektor UNY Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd dalam Wisuda Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor di GOR UNY Sabtu 26 Agustus 2017.
Lebih lanjut, Rektor mengingatkan kepada para wisudawan, agar tidak saja sebagai lulusan yang berpengetahuan dan mempunyai keterampilan yang akan membuat para wisudawan memperoleh pekerjaan yang baik dan sukes secara profesional, tetapi juga harus sebagai lulusan yang lebih memahami permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dan menjaga nilai-nilai kebangsaan serta NKRI. Sutrisna menginformasikan bahwa berdasarkan pengumuman Menteri Ristek Dikti tanggal 17 Agustus 2017, dengan kriteria SDM, Kelembagaan, Penelitian dan Publikasi, dan Kegiatan Kemahasiswaan, UNY dinyatakan sebagai Perguruan Tinggi dalam Cluster 1 (PT Terbaik Indonesia bersama 14 PT besar Indonesia). UNY menduduki peringkat ke-10 di antara 3.342 PT yang masuk pemeringkatan tahun 2017.  “Prestasi ini mendorong UNY untuk terus berbenah dan mengembangkan diri sesuai dengan  target UNY ke depan, yaitu unggul di tingkat ASEAN tahun 2019, unggul di Asia tahun 2021, dan tahun 2025 unggul di dunia sebagai universitas kependidikan,” kata Sutrisna.
Pada wisuda kali ini, wisudawan peraih Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi adalah (1) Dr. Sardiman, IPK 3,98, program studi  Ilmu Pendidikan S3, (2) Wiwit Pungki Ningrum, M.Pd., IPK 3,98, Pendidikan Kimia S2, (3) Fita Rahmawati, S.Pd. IPK 3,91, Pendidikan Biologi S1, dan  (4) Sri Rahayuningsih, A.Md. Akt, IPK 3,85, Pemasaran D3.
Lulusan tercepat adalah (1) Dr. Herwin, IPK 3,81, program studi  Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S3, 2 tahun 11 bulan, (2) Nur Khoiriyah, M.Pd., IPK 3,84, program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan S2, (3)  Destiani Pratiwi, S.Pd., IPK 3,63, PGSD S1, 3 tahun 11 bulan, dan (4) Dewi Rukmanasari A.Md. Akt, IPK 3,78, program studi Akuntansi D3, selama 2 tahun 9 bulan.
Predikat lulusan termuda diraih oleh: (1) Dr. Herwin, IPK 3,81, program studi  Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S3, usia 28 tahun 4 bulan; (2) Nur Lutfi Rizqa Herianingtyas, IPK 3,91, program studi Pendidikan Dasar S2, berumur 23 tahun 4 bulan; (3) Linda Ejkawati, S.Pd., IPK 3,54, Pendidikan Luar Biasa S1, berumur 20 tahun 10 bulan; dan (4) Jonny Harteng A. Md.T, , Pemasaran D3, berumur 20 tahun 1 bulan.
Sambutan wakil wisudawan disampaikan Wiwid Pungki Ningrum prodi S2 Pendidikan Kimia Pascasarjana yang mengatakan bahwa gelar adalah amanah dan tanggungjawab yang harus dikontribusikan pada masyarakat. “Nilai kebermanfaatan kita tidak dinilai dari gelar semata melainkan seberapa besar imbas yang kita berikan pada lingkungan sekitar,” kata Wiwid. Harapannya lulusan UNY mampu berkompetisi secara global serta mampu menjadi tuan rumah yang unggul di negerinya sendiri. (Dedy)

Tags: